DIAKAH? seseorang yang ada di doa ku?

Ya..Rabb.
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain

Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau

Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai wanita shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang

Ya..Rabb.
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup

Aku tidak mengharap dia semulia Muhammad SAW, tidak setaqwa Abu Bakar,
Pun tidak setampan Ali, ataupun segagah Umar, apalagi sekaya Utsman.
Aku hanya mengharap seorang pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah bangga di akhirat

Karena aku sadar aku bukanlah
orang yang semulia Ummu Sulaim,
Atau setaqwa Aisyah, pun setabah Fatimah,
Ataupun sekaya bunda Khadijah, setegar Asma
Juga segagah Nusaibah, apalagi secantik Zainab.
Aku hanyalah seorang wanita akhir zaman
yang punya cita - cinta

Ya..Rabb.
Aku juga meminta, Jadikanlah ia pelindung bagiku
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku

Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu

Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat

Bunga mawar tak mekar dalam semalam, namun bisa layu dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap

Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan
Tapi awal sebuah langkah
Karenanya, jadikanlah pernikahan kami sebagai titian
Utk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabb

Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
" Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna".

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan....



disadur dari sini

                            

mama minta cucu!

Gubrakz. gw kaget banget saat mama (tau becanda ato serius, kayanya sie serius)  ngomong, "udah waktunya nie mama minta cucu". dan saat mama ngomong gitu, cuma ada gw dan ponakan gw. yaah.. otomatis pernyataan itu tertuju buat gw!
gw cuma bisa nyengir kuda deh, gak bisa ngejawab.

yaah... wajar sie mama ngomong kaya gitu, secara emang giliran gw untuk merit. tiga abang gw udah merit dan masing-masing punya anak satu. tinggal gw dan adek cewek gw. sedangkan adek gw masih kuliah, so... tinggal gw deh yang available tuk dikawinkan.

kalo liat umur gw sie, udah pantes-pantes aja gw untuk merit. kalo nurut itungan orang jaman dulu (jamannya mama gw), gw tuh udah punya anak tiga! huahahaha :)

tapi mo ngimana lagi yah...

yang bikin gw tambah kaget adalah saat mama cerita saat mama lagi di undangan temennya. dan terjadilah obrolan seputar perjodohan. dan yang mo dijodohin ama gw adalah temen kecil gw dulu (check out: "seorang teman saat gw kecil" in http://mutz.multiply.com). jelas aja gw langsung bilang, "jangan ngomongin masalah itu".

hmf.... gini nie nasib gw. gw pengeeen bgt bisa ngebahagiain mama. mudah-mudahan mama diberi waktu yang cukup untuk bisa ngeliat gw merit. amin.

cerita cinta yang tlah usai

cerita ini sebenernya udah lamaaaa bgt berakhir, kira-kira udah 4 tahun lebih. tapi kenapa gw masih ingin menuliskan cerita ini? jawabannya: gw juga gak tau. mungkin gw masih bingung dan gw ingin merunut cerita ini hingga nantinya gw bisa mencari sesuatu yang hilang, mudah-mudahan.

gw kenal dirinya saat gw menjadi mahasiswa baru dan dia adalah senior gw. sejujurnya, gak ada yang spesial dari awal perkenalan kita, hanya sebatas junior dan seniornya. dan gw juga gak berpikir untuk punya "urusan" lebih dari junior dan seniornya.

tapi, kenyataannya gak kaya gitu.
gw akhirnya memiliki rasa itu terhadap dirinya. gw gak tau gimana perasaan dia ke gw, karena cerita ini menurut sudut pandang gw.

singkat kata, ntah bagaimana akhirnya kita berdua bisa ngejalanin hubungan lebih dari junior dan senior. dan gw juga ampe sekarang, terkadang masih sulit percaya klo dulu kita berdua bisa kaya gitu. banyak cerita yang lucu bahkan terkesan ajaib mengiringi kisah kita.
dan yang lebih lagi, waktu kita untuk bener-bener dalam hubungan resmi, singkat banget dibandingkan dengan masa pdkt kita.
dan gw masih belum bisa percaya klo kita pernah dalam suatu ikatan.

dan sepertinya, takdir kembali berbicara. kita tak lagi bisa sama-sama. dan ternyata untuk alasan-alasan (yang gw pikir) sangat naif. naif...

dan waktu adalah obat terbaik untuk menyembuhkan luka, walau gw akui tak semua luka akan sembuh total..

gw dapat memaklumi, memahami dan menerima alasan-alasan itu.

sampai akhirnya, kita kembali dapat menjadi junior dan senior, walau semua gak akan pernah sama lagi. bagaimana pun, dia pernah ada dihidup gw, dan ntah bagaimana rasa peduli itu masih ada di antara kita.

kita kemudian memiliki kisah masing-masing. yang ada hanya peduli (gw rasa).

namun, akhir-akhir ini, hidup gw sedikit terganggu.
dia ato mungkin karena gw nya sendiri, memori lama itu datang. dan ntahlah, gw gak mau memori itu datang. tidak dengan keadaan yang seperti sekarang. tidak dengan keadaan apapun juga.

gw bahagia dengan keadaan gw dan gw gak mau ada hal lain yang nantinya mengubah hubungan baik gw dengan dia. gw gak mau. bener-bener gak mau, namun, klo takdir yang berbicara, gw juga gak bisa menolak. tapi jujur, gw gak mau lagi.

** this is for you.
maafkan aku, kalo cerita ini akan menyinggung perasaan kamu. maafkan sikap aku tempo hari, aku hanya ingin kamu bisa jujur dengan perasaan kamu. aku hanya ingin kamu belajar jujur dan apa adanya. gak ada yang salah dengan perasaan yang datang dari hati yang jujur.
aku gak ingin ganggu hidup kamu. kamu pernah jadi sesuatu yang indah di hidup aku, dulu. dan sekarang aku gak punya niat "lebih" sama kamu. menurut aku, kamu sahabat terbaik yang 4JJI kasih buat aku. you aren't my brother, and ain't your sister... i'm sorry!

obrolan selasa malam menjelang tengah malam

malam ini, aku nrima telpon dari seseorang yang pernah jadi bagian indah dalam hidup ini. seperti biasa, obrolan mengalir apa adanya. tapi seperti biasanya juga, obrolan aku dengannya pasti akan menyinggung masa depan, future plan, cos he's very future oriented person, ever!

bagi aku, masa depan adalah hal yang sangat menakutkan, seperti berjudi dengan taruhan nyawa. masa depan adalah hal yang absurd, tak pasti. walau aku juga tau, masa depan seseorang sudah ditentukan oleh-NYA bahkan sebelum seseorang tsb dilahirkan. dan aku juga tau, apa yang sekarang dijalani oleh manusia, semuanya udah diatur.

nonton cinta pertama

tau donk film Cinta Pertama yang lagi heboh-hebohnya di puter di bioskop? sebenernya dari .awal film itu keluar, gw emang gak punya niat untuk nonton tu film karena kayanya gw udah ngerti alur en ending film itu. tapi temen gw, inisial L ngajakin jalan plus nonton tu film. ya udah, gw iya-in aja secara dibayarin pula', gw pikir kali-kali aja tu film bakal sedikit menarik.

nah tentang temen gw yang insial L itu, itu gw kenal sejak SD, en ntah kenapa, qt ber-2 tuh saling suka tapi gak pernah berlanjut dari sekedar suka. namanya juga anak SD, gak ngerti arti pacaran dll nya. dan setelah sekian lama rasa suka yang dulu qt punya, berlahan-lahan jadi simpatik sebagai sahabat. tapi klo udah ngomongin masa-masa SD, qt jadi ketawa sambil ngomong, "kok qt gak sempet jadian yah??"

we are never end story...

cerita punya cerita, qt akhirnya nonton film cinta pertama dan seperti yang gw pikir, ceritanya gak menarik dan gak ngena'. terlalu lambat.

ehm... tapi lucu aja, jarang-jarang kali yah ada yang nonton cinta pertama sama cinta pertamanya.